Asusila 3 Tahun Lalu, Kakek di Tebo Masuk Bui Cabuli Anak SD

Kamis, 07 Oktober 2021 | 14:24:28 WIB

BUNGOINDEPENDENT.COM, MUARATEBO - Seorang kakek di Kabupaten Tebo berinisial KM (61), warga  Dusun Kelapa Kembar Desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir dilaporkan melakukan perbuatan asusila terhadap seorang bocah 10 tahun. Bocah tersebut anak tetangganya sendiri.

Kasus ini, berlangsung tiga tahun lalu, saat  korban Melati (bukan nama sebenarnya) warga  RT.04 Dusun Kelapa Kembar Desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir, masih duduk di kelas 5  SD yang usianya masih 10 tahun kala itu. Kasus ini terungkap saat korban sudah menjadi pelajar kelas 1 di salah satu sekolah menengah pertama.

Disekolah ini, salah satu guru  merasa ada yang aneh dengan apa yang dialami korban yang sering murung saat mengikuti mata pelajaran dan menyendiri saat berada di sekolah. Merasa penasaran guru menghampiri korban dan mengajak bercerita, apa yang sedang dialaminya.

Sangat mengejutkan, setelah korban jujur bahwa dirinya, merasa terasing di kalangan temannya, karena menyadari dirinya tidak suci lagi.  Panasaran, guru terus mendalami kasus tersebut dan meminta korban bercerita jujur. Korban mengakui dirinya pernah mendapat perlakuan yang tidak wajar dari pelaku seorang kakek bernisial KM (61), satu desa dengannya.

Mendengar pengakuan tersebut, para guru di sekolahnya melakukan musyawarah. Akhirnya memutuskan untuk memberitahukan kepada orang tua kandung korban. Menerima laporan dari pihak sekolah, orang tua  shock, lalu melaporkan kasus yang menimpa anaknya kepada RT dan desa setempat. 

Pengurus RT setempatpun tanggap, malam harinya, melakukan upaya musyawarah adat yang berlangsung di kediaman  Kadus. Namun, saat sidang pelaku tak kunjung datang, akhirnya dijemput oleh pemuda yang diutus ketua lembaga adat. Di tengah forum sidang adat desa, pelaku mengakui perbuatannya yang sudah berlangsung tiga tahun lalu. Pelaku langsung dikenakan Sangsi adat setempat.

Keesokan harinya, Senin (4/10/2022) pihak keluarga juga melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Tebo. Pelaku pun ditangkap. Dari cerita pelaku ia mengakui perbuatannya.

"Saya lakukan itu, tapi sudah tiga tahun lalu," ucap pelaku mengakui kesalahannya.

Pelaku mengakui dimana korban merupakan tetangganya, Insident tersebut bermula korban bermain sepeda  di halaman rumahnya, ia memanggil korban lalu menanyakan uang jajan korban. Setelah itu, pelaku melihat ada bintik merah dileher dan menawarkan untuk diobati. Korban di bawa kedalam rumah. Pada saat itu kondisi rumah lagi kosong dan istri pelaku sedang pergi ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.

Pada kesempatan itulah pelaku melakukan  perbuatan-perbuatan bejat terhadap korban. Atas kejahatannya pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

Kapolres  melalui Kanit Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tebo AIPTU Addy Kurniawan, mengakui adanya kasus tersebut. Dari hasil pemeriksaan pelaku telah mengakui perbuatannya. Dan saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Tebo. 

"Ya saat ini pelaku sudah kita tahan. Kasus ini terus kita dalami," pungkasnya.(abu)






BERITA BERIKUTNYA

loading...