5 Direktur Diperiksa Terkait Korupsi Asabri

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:52:47 WIB

BUNGOINDEPENDENT.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Kali ini memeriksa beberapa direktur perusahaan investasi.

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa lima pejabat perusahaan pada Selasa (8/6). Mereka diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asabri.

“Kejaksaan Agung memeriksa lima orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia,” katanya dalam keteranga tertulisnya, Rabu (9/6).

Saksi yang diperiksa yaitu, RO selaku Direktur PT Oso Manajemen Investasi, JMF selaku Direktur Utama PT Victoria Management Investasi, Kemudian, RJ selaku Direktur Utama PT Citra Langgeng Otomotif, dan BP selaku Direktur PT Anugrah Semesta Investama/Komisaris PT Treasure Fund Investama.

Keempat saksi di atas diperiksa terkait pendalaman keterlibatan Manajer Investasi (MI) dalam perkara dugaan korupsi pada PT Asabri.
Sedangkan, satu saksi berinisial TAW selaku Direktur Utama PT Asia Raya Kapital. Saksi diperiksa terkait Reksadana milik PT Asia Raya Kapital yang dibeli/disubcribe oleh PT. Asabri.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri,” tuturnya.

Sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan 9 tersangka kasus dugaan korupsi PT Asabri. Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode tahun 2011 – Maret 2016 (Purn) Mayjen Adam Rachmat Damiri dan Dirut PT Asabri periode Maret 2016 – Juli 2020 (Purn) Letjen Sonny Widjaja.

Selanjutnya, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi, Direktur PT Asabri periode 2013 – 2014 dan 2015 – 2019 Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012 – Januari 2017 Ilham W. Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Lalu Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini pun telah resmi diumumkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) merugikan merugikan keuangan negara mencapai Rp 22,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya. (gw/fin)

Sumber:
Fin.co.id

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...