PSU, Intervensi Kepala Daerah Bisa Terjadi

Kamis, 01 April 2021 | 09:14:02 WIB

BUNGOINDEPENDENT.COM, JAMBI – Pemungutan suara ulang untuk Pilgub Jambi, di 88 TPS di lima wilayah Provinsi Jambi tentu menjadi pertarungan yang sangat sengit untuk para kandidat Gubernur Jambi.

Macam-macam persepsi penggiat politik yang muncul di publik. Termasuk intervensi para kepala daerah yang wilayahnya terkena PSU.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi, harus memastikan bahwa tidak ada intervensi kepada pemilih, saat pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) nanti, dengan kemungkinan intervensi yang bisa saja dilakukan.

Fakhrul Rozi, anggota Bawaslu Provinsi Jambi mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada seluruh kepala daerah yang wilayahnya menyelenggarakan PSU. “Kita menyurati kepala daerah, terutama terkait dengan netralitas ASN,” katanya.

Pihaknya juga melaksanakan pengawasan, guna memaksimalkan pencegahan atas kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi jelang maupun saat pelaksanaan PSU. “Kita maksimalkan pencegahan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Jambi, Bahren Nurdin mengatakan, intervensi kepala daerah ini, sangat mungkin terjadi. Siapa saja harus mengawasi hal ini. Sebab, dilihat dari sisi politik, kepala daerah itu berasal dari Partai Politik (Parpol) yang mengusung ketiga pasangan calon.

“Kepala Daerah itu berasal dari partai mana, intervensi partai menjadi sangat penting untuk diawasi. Gakkumdu dan leading sektornya Bawaslu, harus melakukan pengawasan ketat,” katanya.

Yang juga penting, adalah partisipasi pengawasan dari semua kalangan, termasuk masyarakat. Potensi intervensi kepala daerah ini sangat besar, namun bisa diperkecil dengan adanya pengawasan.

Masyarakat bisa melakukan pengawasan ketika kepala daerah melakukan kegiatan, bisa dengan cara berbagai macam dokumentasi. “Seperti yang terjadi di Sungaipenuh, ketika kasus AJB. Itu kan dari video masyarakat,” katanya.

Sementara itu, jadwal pelaksanaan PSU ini, masih belum final. Meskipun kemungkina besar pelaksanaannya pada 5 Mei 2021 mendatang, namun jadwal pasti belum ditetapkan.

Apnizal, komisioner KPU Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi, Rabu (31/3) mengatakan, sore kemarin pihaknya mengikuti rapat bersama KPU-RI. Mengenai jadwal tanggal 5 Mei, dia mengatakan, baru pengajuan saja. Sementara penetapan jadwal, dilakukan setelah rapat pleno.

“Jam 17.00 ini (kemarin, red), kami rapat dengan KPU-RI. Giliran kami sore jam 17.00, jadwal belum fix. Setelah rapat ini, besok malam kami akan rapat pleno. Setelah itu baru ditetapkan jadwal PSU,” tandasnya.

Masnah Busro Ikuti Arahan Partai

Sebagai Ketua DPD Partai Amanat Nasional PAN Kabupaten Muarojambi, Bupati Masnah Busro tentu mendukung dan mensupport Paslon Gubernur Jambi nomor urut 03 Haris-Sani agar bisa menang dalam pelaksanaan PSU nantinya.

Hal ini disampaikannya kepada sejumlah awak media usai acara penutupan TMMD di Kantor Bupati Muarojambi Bukit Cinto Kenang, Sengeti.

Lanjutnya, Pada PSU 59 TPS di Kabupaten Muarojambi ini, secara kepartaian Masnah terus berkoordinasi dan membesarkan PAN di Muarojambi. Dalam memenangkan Paslon dari partai koalisi pengusungnya tentu memiliki keinginan Haris-Sani bisa menang, pada pemungutan suara ulang di Muarojambi yang akan digelar Mei medatang.

"Sebagai kepala daerah saya tetap profesional dan independen, namun secara partai saya tetap koordinasi terus," kata dia. Lanjutnya, Ketua Umum Partai PAN Zulkifli Hasan berpesan, pelaksanaan PSU ini berjalan kondusif, harus bergerak dan PAN harus besar di Muarojambi. "Dalam memenangkan paslon Haris-Sani saya tidak bisa mengatakan iya. Tapi biar hasil lah yang berbicara," tandasnya. (ji/enn/muz/rib/bi)






BERITA BERIKUTNYA

loading...