Minta Perlindungan Hukum, Pengurus DPC Demokrat Tebo Datangi Polres

Selasa, 23 Maret 2021 | 09:43:17 WIB

Didampingi pengurus inti, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tebo Syamsu Rizal menyerahkan dokumen ke Kapolres Tebo saat berkunjung ke Mapolres Tebo, Senin(22-03-2021).
Didampingi pengurus inti, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tebo Syamsu Rizal menyerahkan dokumen ke Kapolres Tebo saat berkunjung ke Mapolres Tebo, Senin(22-03-2021).

BUNGOINDEPENDENT.COM, MUARATEBO - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat(PD) Kabupaten Tebo dibawah pimpinan Syamsul Rizal bersama pengurus inti, Senin(22-03-2021) kompak mendatangi Mapolres Tebo. Kehadiran para petinggi Partai Demokrat Kabupaten Tebo ini dalam rangka meminta perlindungan hukum atas upaya pihak yang ingin menggulingkan Ketua Umum Partai Demokrat yang sah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Kepada Bungo Independent, Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tebo Syamsu Rizal mengakui para ketua DPC dan Pengurus inti partai diinstruksikan untuk melapor ke jajaran Mapolres setempat untuk meminta perlindungan hukum.

"Alhamdulillah, kita disambut sambut langsung oleh Kapolres Tebo dan didampingi oleh kasat Intel. Langsung diruang kerja Kapolres," ujar Iday.

Poin penting yang dilaporkan sesuai instruksi pusat dikatannya, pertama tentu tujuan untuk menjaga kehormatan, kedaulatan Partai Demokrat dan menjunjung tinggi penegakan hukum serta menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

“Kegiatan ini kita lakukan serentak di seluruh Indonesia. Kami meminta perlindungan hukum, jika ada oknum penyalahgunaan atribut Partai Demokrat di luar DPC yang sudah didaftarkan di Kemenkum Ham RI,” ungkap pria yang akrab disapa Iday ini.

Selanjutnya, dia menjelaskan, di tengah upaya penggulingan Ketua umum AHY, DPC Partai Demokrat menyatakan tetap solid dan setia kepada hasil Kongres ke-V Partai Demokrat di Jakarta, pada tanggal 15 Maret 2020. Seperti diketahui katanya hasil Kongres itu telah sah terdaftar di Kementerian Hukum Dan HAM RI dengan Kepengurusan (No. M.HH-15.AH.11.01 Tahun 2020) dan AD/ART (No. M.HH.O9-AH.11.01 Tahun 2020) serta telah diterbitkan dalam Lembaran Berita Negara RI (No. 15 Tanggal 19 Februari 2021).

“Di mana Ketua Umum yang diakui oleh Negara adalah Agus Harimurti Yudhoyono. Bahwa lambang Partai Demokrat (termasuk atributnya) telah didaftarkan dan diakui oleh Negara sesuai dengan Nomor Pendaftaran IDM000201281 yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum Dan HAM RI, Direktur Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual,” paparnya.

Kepada Kapolres juga disampaikan oleh Iday bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat pada 5 Maret 2021 di Sibolangit, Sumatera Utara adalah ilegal dan inkonstitusional. Dimana baik aspek penyelenggaraan, kepemilikan suara, penggunaan atribut, serta produk yang dihasilkan bertentangan dengan Surat Keputusan yang telah diterbitkan Kementerian Hukum Dan HAM RI Tentang Kepengurusan, AD/ART dan Lambang Partai.

"Kita juga minta izin kepada Kapolres , bila mana ada pihak mengatasnamakan Demokrat, apalagi memakai atribut dan lambang partai, serta membuka kantor, untuk tidak merespon dan menindak tegas. Sesuai  undang- undang berlaku,”  pungkasnya.

Sekilas iya juga mengabarkan sampai saat ini di Kabupaten Tebo belum ditemukan riak kader yang ikut barisan KLB dan masih solid dengan pimpinan AHY.

Sementara, Kapolres  Tebo AKBP Gunawan Tri Laksono SIK, pihaknya telah menerima kunjungan dari pengurus DPC Partai Demokrat Tebo. Sebagai institusi kepolisian pihaknya memastikan memberikan perlindungan kepada siapa saja, warga negara yang membutuhkan.  Karena Polri tegak pada kebenaran, dan berdiri netral membela yang benar.(abu)






BERITA BERIKUTNYA

loading...